Unlimited royalty free music tracks, footage, graphics & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Music & Audio
  2. Mixing & Mastering
Music

Penempatan Speaker: Posisi Terbaik Untuk Monitor Studio

by
Difficulty:BeginnerLength:ShortLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Mixing tidaklah mudah. Terlepas dari fakta itu, saya akan ingin bertaruh bahwa kamu mungkin membuatnya lebih sulit bagi dirimu sendiri dalam banyak cara.

Sekarang ini sudah umum bagi teknisi profesional untuk melakukan mixing sepenuhnya di dalam kotak, dalam rumah kecil atau studio project. Beberapa teknisi terkenal bahkan melakukannya sambil jalan dengan headphone.

Memakan waktu lama untuk mengembangkan skill yang diperlukan untuk level kepercayaan diri itu. Tentu saja, itu benar-benar mungkin untuk menghasilkan mix profesional layak untuk radio dalam ruang yang kurang dari ideal ...dengan peralatan terjangkau dan penanganan yang hampir tidak akustik.

Mungkin akan memakan waktu bertahun-tahun untuk mencapai titik itu.

Alih-alih demikian, saat kamu sedang belajar kamu hendaklah mencoba untuk membuat lingkungan pendengaran yang mengijinkanmu mengasah skillmu. Itu memerlukan beberapa kesadaran tentang akustik ruang mix. Namun itu tidak memerlukan anggaran besar untuk penanganan akustik profesional.

Kamu lihat, kamu dapat menempatkan speaker monitor dalam tempat yang sepenuhnya salah.

Faktor lainnya penting dalam pengaturan studio, namun cukup dengan memindahkan speaker kamu dapat membuat lingkungan pendengaran yang lebih akurat.

Ada banyak ilmiah rumit di sini, namun dalam panduan ini saya akan membuatnya sederhana dan memberikanmu beberapa panduan praktis yang akan membuat perbedaan besar pada mix.

Merangkul Ketidaksempurnaan

Tidak ada ruangan yang sempurna. Bahkan studio profesional akan memiliki kompromi. Panduan yang saya bagikan jarang dapat dipenuhi sekaligus.

Alih-alih, fokus pada penerapan prinsip ini sebanyak mungkin. Jangan menjadi kecewa atau patah hati jika kamu tidak dapat memenuhi semuanya. Kamu tetap dapat belajar melakukan mix dan menghasilkan sesuatu yang layak radio dalam pengaturan yang kurang ideal ...itu mungkin sedikit lebih sulit.

Semakin buruk lingkungan pendengaran, semakin penting untuk membandingkan hasil mix milikmu dengan profesional dan mengujinya pada sistem multi speaker.

Panduan Posisi Speaker dan Pendengaran

1. Buat Segitiga Sama Sisi Diantara Kepalamu Dan Speaker

Barangkali ini adalah aturan paling penting dan termudah untuk diterapkan. Kebanyakan monitor studio didesain untuk memiliki sweet spot, sebuah area kecil dimana kepalamu harusnya berada untuk keseimbangan tonal terbaik.

Dengan membuat segitiga sama sisi antara kepala dan speaker, kamu akan berada dalam sweet spot. Dengan kata lain, jarak antara speaker hendaklah sama dengan jarak antara kepalamu dan tiap speaker. Jadi semakin jauh jarak antar speaker, semakin mundur posisimu.

Creating a triangle between your head and the speakers
Buat segitiga di antara kepala dan speaker

2. Jangan Dengarkan Langsung Dari Separuh Jalan Sepanjang Ruangan

Ini adalah kesalahan umum lainnya yang mudah diperbaiki. Hindari menempatkan kursi, dan kemudian telinga, tepat di posisi separuh panjang ruangan antara tembok di depan dan belakangmu.

Jika kamu melakukannya, kamu akan kehilangan bass. Ini buruk. Kamu perlu mendengar low end pada mix secara jelas, karena ini merupakan tempat dimana masalah paling banyak terjadi.

Ini juga berlaku pada jarak antara lantai dan langit-langit. Sesuaikan tinggi kursimu sehingga telingamu tidak berada dalam posisi tepat pada separuh antar keduanya.

Satu pengecualian untuk aturan ini adalah lebar ruangan. Paling baik itu diposisikan tepat pada separuh antara sisi kiri dan kanan dinding untuk mendapatkan gambar stereo yang akurat.

3. Jangan Dengarkan Lebih Dari Separuh Jalan Sepanjang Ruangan

Dengan cara serupa, jika aturan sebelumnya berarti bahwa kamu harus memposisikan kepalamu DI ATAS separuh jalan sepanjang ruangan, kemudian kamu mungkin perlu menata ulang ruangan. Jika kamu lebih dekat pada tembok di belakangmu daripada tembok di depanmu, pantulan dari dinding belakang akan menyebabkan serangkaian permasalahan.

Dont go over halfway across the length of the room
Jangan melewati separuh panjang ruangan

4. Posisikan Speaker Jauh Dari Dinding

Saya perlu jelas di sini, karena adalah kesalahan konsep umum dimana speaker harusnya sejauh mungkin dari tembok. Ini tidak benar. Refleksi dari tembok di belakang monitor akan menyebabkan comb filtering dan menghasilkan beberapa frekuensi yang benar-benar menghilang.

Sebagai gantinya, periksa manual atau pembuat panduan untuk jarak minimum antara speaker dan dinding dan gunakan jarak ini. Ini kemungkinan di bawah 30cm (12 inchi).

Sekarang, penempatan speaker ini dekat dengan tembok akan menghasilkan sedikit pembentukan bass. Jika monitor memiliki kendali yang mengijinkanmu untuk menurunkan low end, gunakan fitur ini. Jika tidak, kamu dapat menggunakan software koreksi ruangan atau cukup masukkan ini dalam mix.

Pembentukan bass ini lebih dipilih daripada comb filtering yang dapat dihasilkan dari menempatkan speaker jauh dari tembok.

5. Jarak Dari Dinding Samping Dan Depan Hendaklah Tidak Sama

Ini mengacu pada posisi speakermu. Sebagai contoh, jika ada jarak 30cm antara speaker monitor dan dinding di belakang speaker, hendaklah tidak ada celah 30cm di antara sisi speaker dan sisi tembok.

Jika jaraknya sama, sebuah pembentukan gelombang berdiri akan menyebabkan puncak acak dalam low end ruanganmu.

Make sure these distances arent equal
Pastikan jarak ini tidak sama

6. Dalam Ruangan Besar, Gunakan Dinding Terpanjang

Aturan ini hanya berlaku pada ruangan besar, dimana itu mungkin untuk memposisikan speaker dan kursi bersamaan dengan dinding terpanjang tanpa berada separuh jalan antara dinding depan dan belakang. Lihat tips nomor dua dan tiga.

Dont use the long wall in a narrow room
Jangan gunakan dinding panjang dalam ruangan sempit

Manfaat memposisikan dirimu sepanjang dinding terpanjang dalam ruangan besar adalah bahwa pantulan pertama dari tembok samping dikurangi dalam volumenya, dimana mereka harus merambat lebih jauh.

In this situation the long wall would be preferable
Dalam situasi ini, dinding panjang lebih dipilih

7. Posisikan Speaker Pada Level Telinga

Seperti disebutkan sebelumnya, kebanyakan speaker memiliki sweet spot. Sweet spot ini hanya berkerja jika speaker diarahkan ke dalam menuju telingamu.

Point the speakers towards your ears
Arahkan speaker menuju telingamu

Juga pertimbangkan sudut vertikal speaker. Jika speaker tidak diposisikan pada level telinga, arahkan sudut ke atas atau ke bawah dengan sesuai.

Kesimpulan

Pastikan bahwa speaker dan posisi pendengaran ditempatkan dengan benar dalam ruangan dapat berjalan lama mengarah ke pembuatan lingkungan mixing yang akurat.

Itu tidak menghabiskan biaya apapun dalam menyusun ulang ruangan, jadi layak untuk menghabiskan waktu memikirkan tentang tiap panduan ini. Pertimbangkan bagaimana kamu mungkin dapat merencanakan atau menata ulang ruangan menggunakan tips ini.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.